Cegah corona cuci tangan dengan sabun

Cegah Corona dengan Cuci Tangan Menggunakan Sabun

Virus Corona hingga saat ini masih menjadi musuh bersama berskala dunia. Pandemi yang diakibatkan oleh virus Corona ini masih belum bisa dipastikan kapan akan segera berakhir. Para ilmuwan di seluruh dunia sedang berlomba-lomba untuk melakukan penelitian terkait pengobatan dan pencegahannya. WHO kemudian merekomendasikan cara cegah corona dengan cuci tangan menggunakan sabun.

Mengenal Sabun dan Kandungannya

Sabun merupakan sebuah produk yang digunakan untuk membersihkan kotoran dengan bantuan air. Saat ini ada dua bentuk sabun yang umum ditemukan yaitu sabun batang dan sabun cair. Namun meski memiliki bentuk yang berbeda, kedua sabun tersebut tetap memiliki kandungan umum yang sama.

Sabun menggunakan bahan atau senyawa kimia alkali yang bersifat basa. Senyawa alkali yang terdapat pada sabun yaitu natrium hidroksida (NaOH) atau kalium hidroksida (KOH). Kedua senyawa kimia tersebut dicampur dengan lemak baik lemak nabati atau hewani dan pewangi.

Campuran bahan-bahan yang bersifat basa tersebut efektif untuk menghilangkan minyak dan kotoran yang bersifat asam. Baik kotoran maupun minyak yang menempel pada kulit akan terangkat ketika bersentuhan dengan sabun yang dicampur dengan air.

Alasan Sabun Efektif Cegah Corona

Sabun adalah benda yang sudah tidak asing dalam kehidupan manusia. Sabun digunakan ketika mandi dan mencuci tangan untuk membersihkan badan dari kuman-kuman yang menempel. Namun, mungkin tidak ada yang menyangka bahwa kebiasaan mencuci tangan dengan menggunakan sabun merupakan langkah yang efektif dalam mencegah corona.

Menurut seorang profesor dari University of New South Wales di Australia, sabun juga sangat efektif untuk membunuh virus. Virus merupakan benda yang terdiri dari tiga hal: DNA/RNA, protein pembungkus, dan lapisan luar yang berlemak. Ketiga bagian virus tersebut bukanlah ikatan kovalen yang stabil, sehingga koneksi antara ketiga bagian tersebut sangat lemah.

Lapisan lemak yang menjadi lapisan paling luar ini sangat rentan larut dengan larutan sabun. Larutan lemak yang larut dengan sabun ini kemudian akan membuat ikatan antar bagian virus menjadi hancur berantakan. Hal ini berlaku untuk segala jenis virus, termasuk virus Corona. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk cegah corona dengan cuci tangan menggunakan sabun.

Sabun yang digunakan untuk mencuci tangan dalam rangka pencegahan virus corona juga sabun yang umum seperti biasa. Jenis sabun yang umum ditemukan dan digunakan juga sudah sangat efektif dalam membunuh virus. Namun, yang perlu digaris bawahi adalah cara mencuci tangan dengan menggunakan sabun agar dapat efektif membunuh virus.

Langkah Cegah Corona dengan Cuci Tangan Menggunakan Sabun

Menurut para ahli kesehatan memang menyebutkan bahwa untuk mencegah corona dengan mencuci tangan tidak diperlukan sabun khusus. Namun sabun dapat bekerja secara efektif untuk membunuh virus, ada beberapa langkah yang bisa diikuti. Berikut ini adalah langkah cegah corona dengan cuci tangan menggunakan sabun.

  1. Basahi tangan lalu tuangkan sabun pada telapak tangan
  2. Tangkupkan kedua telapak tangan lalu gosok-gosok sabun yang telah dituang pada telapak tangan tersebut
  3. Letakkan salah satu telapak tangan pada punggung tangan yang lain lalu kaitkan jari-jari dari tangan satu ke tangan lainnya. Ulangi langkah ini dengan menggunakan tangan yang sebaliknya
  4. Letakkan telapak tangan masing-masing dengan jari yang saling terkait
  5. Genggam kedua tangan masing-masing dengan jari yang bertautan. Tujuannya agar sabun dapat mengenai kuku dan pangkal jari
  6. Gosok ibu jari tangan kanan dengan tangan kiri dan lakukan sebaliknya
  7. Tangkupkan salah satu tangan dan gosokkan pada telapak tangan lainnya
  8. Bilas dengan air bersih yang mengalir lalu keringkan dengan handuk hingga benar-benar kering.

Delapan langkah mencuci tangan di atas merupakan langkah yang sangat direkomendasikan oleh WHO selaku organisasi kesehatan dunia. Dengan menggunakan delapan langkah mencuci tangan seperti di atas selama 20 detik, tangan menjadi bersih dari kotoran, bakteri, dan virus sekalipun.

Sabun vs Hand Sanitizer

Sabun vs Hand Sanitizer

Belakangan ini beredar informasi tentang penggunaan hand sanitizer sebagai pengganti sabun untuk mencuci tangan. Informasi yang beredar secara luas di masyarakat ini membuat banyak orang memburu hand sanitizer yang dijual. Namun, sejauh mana hand sanitizer bisa menggantikan sabun dalam pencegahan corona? Apakah hand sanitizer efektif untuk mencegah corona?

Hand sanitizer merupakan pembersih tangan yang memiliki kandungan alkohol. Alkohol memang banyak digunakan untuk membunuh bakteri dan melakukan sterilisasi pada alat-alat, terutama alat kedokteran. Namun menurut beberapa ahli, hand sanitizer sebetulnya bukanlah pengganti sabun yang direkomendasikan. Hand sanitizer tidak memiliki kemampuan membersihkan yang lebih atau sama baiknya dengan sabun.

Hand sanitizer umumnya hanya bisa digunakan untuk membunuh kuman dan bakteri, tetapi tidak untuk virus. Agar dapat membersihkan tangan dari virus, setidaknya dibutuhkan hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60%. Namun, hal ini bisa memiliki efek samping bagi orang-orang tertentu. Penggunaan hand sanitizer yang berlebihan juga dapat membuat tangan menjadi iritasi.

Hand sanitizer juga tidak efektif bila tangan dalam kondisi kotor, sehingga tetap harus mencuci tangan menggunakan sabun. Penggunaan hand sanitizer secara berlebihan juga dapat memicu resistensi antiseptik. Oleh sebab itu, para ahli menyarankan untuk tetap mencuci tangan dengan sabun setelah menggunakan hand sanitizer sebanyak lima kali.

Cegah Corona Paling Efektif dengan Cuci Tangan Menggunakan Sabun

Hand sanitizer sering dianggap sebagai bahan yang efektif untuk membersihkan tangan dari kotoran dan bakteri. Umumnya hand sanitizer memiliki kandungan alkohol sebesar 60-70%. Dengan kandungan alkohol sebesar itu diyakini efektif untuk membunuh bakteri dan virus, termasuk virus corona. Namun, penggunaan hand sanitizer secara berlebihan juga dipandang kurang baik.

Berbagai kandungan kimia yang terdapat pada hand sanitizer dapat menyebabkan iritasi pada kulit, terutama untuk kulit tangan yang sensitif. Selain itu, menggunakan hand sanitizer terlalu sering juga dapat menyebabkan kondisi resistensi antiseptik. Sisa-sisa kuman yang mati akibat terkena hand sanitizer juga tidak serta-merta menghilang karena masih menempel pada kulit tangan.

Kandungan alkohol pada hand sanitizer juga mudah sekali menguap bila ditempatkan pada suhu ruang. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya pengurangan kemampuan antiseptik dari hand sanitizer. Kondisi ini tidak akan dijumpai pada sabun. Sabun merupakan produk kebersihan yang dianggap paling ramah dengan berbagai jenis kulit dan tidak akan menyebabkan iritasi.

Sabun juga tidak memiliki kandungan alkohol dan tidak akan berubah kemampuan antiseptiknya meski berada pada suhu ruang. Selain itu, sabun dapat secara efektif membersihkan dan  menghilangkan kotoran yang menempel pada tangan. Sisa-sisa kotoran dan kuman yang mati juga dapat terangkat karena dibasuh dengan menggunakan air yang mengalir.

Hand sanitizer merupakan sebuah alternatif yang bisa digunakan pada kondisi tertentu. Kondisi yang memungkinkan untuk menggunakan hand sanitizer yakni ketika tidak menemukan air bersih dan sabun. Para ahli dari CDC mengatakan bahwa cara cegah corona dengan cuci tangan menggunakan sabun jauh lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan hand sanitizer.

Pembaca yang terhormat,

San Diego Hills Memorial Park memberikan layanan tambahan penjemputan jenasah suspect / covid19 / ODP / PDP 24 jam, dari rumah sakit selain RS Siloam, yang ingin dimakamkan di San Diego Hills.

Kami juga memberikan jasa bermalam di lokasi yang sudah disiapkan di San Diego Hills untuk menunggu pemakaman keesokan harinya. 

Ketentuan dan tarif baca disini. Tanya lewat WA