Jenazah terpaksa di tumpuk, Batam krisis lahan makam

Jenazah terpaksa di tumpuk, Batam krisis lahan makam

Dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Batam meminta kepada ahli waris untuk segera melakukan pendataan ulang mengingat ketersediaan lahan makan tinggal sekitar 300 meter lagi. untuk mengatasi kekurangan lahan makam di kota batam hal itu di siasati dengan melakukan pemakaman system tumpuk.

Yayasan Khairul Ummah yang ditunjuk sebagai pengelola TPU (Tempat Pemakaman Umum) Dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Batam mengimbau jika ahli waris tidak membayar iuran atau registrasi ulang sesuai batas waktu yang di tentukan, maka pihak yayasan terpaksa akan menumpuk makamnya.

Biasanya lahan yang sudah di gunakan di gali kembali untuk di masukan jenazah baru. Hal tersebut biasanya di lakukan pada satu keluarga. Tetapi tidak menutup kemungkinan juga jika kuburan yang lama datanya sudah tidak ada dan tidak di perpanjang oleh ahli waris maka batu nisan tersebut di cabut dan dianggap lahan makam baru.

Artikel di atas di kutip dari : Liputan6.com

Tak hanya di jakarta saja keterbatasan lahan makam terjadi juga di batam. Solusi yang di lakukan oleh pengelola TPU tersebut adalah di lakukannya pemakaman dengan system tumpuk.

Perlu Anda ketahui di san diego hills tidak di ijinkan pemakaman dengan system tumpuk kecuali pindahan dari TPU ke san diego hills.

Informasi pemindahan / relokasi makam silahkan lihat disini