Cara Mengurus Ijin Penggunaan Tanah Makam ( IPTM ) di TPU Pemerintah

Ijin penggunaan tanah makam online ( IPTM )

Kehilangan seseorang yang dekat dengan kita tentu akan sangat memukul perasaan, terlebih lagi apabila orang tersebut meninggal dunia. Rasa duka dan kesedihan yang mendera orang-orang yang ditinggalkan akan semakin bertambah ketika menjalani prosesi pemakaman.

Bicara Pemakaman adalah salah satu proses tidak mudah, karena adanya syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi, salah satunya adalah mengurus izin pemakaman (IPTM)

“Ga kerasa, udah berlalu lagi 3 tahun, saatnya mengurus kembali dokumen Alm. Ayah” ucap Mira salah satu pengguna TPU Karet Pasar Baru.

Ijin Penggunaan Tanah Makam (IPTM), adalah sebuah dokumen Ijin yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk penggunaan Tanah Makam, kira-kira seperti bayar kontrakan kalau kita masih hidup.

Ada beberapa ketentuan untuk mengurus IPTM, yaitu..

IPTM dikeluarkan per-3 tahun,

Jadi Anda tidak bisa membayar dimuka untuk berpuluh tahun tahun kedepan, hal ini harus diurus per 3 tahun, jadi terserah Anda mau ahli waris sedang berada dimana, begitu sudah masuk bulannya atau atleast 1 bulan sebelumnya baru bisa diurus perpanjangannya.

Kebetulan kemarin bahkan diceritakan oleh petugasnya, ada yang datang dari Medan untuk perpanjang IPTM disini. Dan tidak bisa juga asal sempat terus mengurus, kemarin ada yang ditolak oleh petugasnya, karena masih terlalu lama, lebih dari 3 bulan lagi baru abis. Ungkap Mira pengguna TPU Karet Pasar Baru.

IPTM boleh telat diurus sampai maksimal 3 bulan

Yups, di suratnya dituliskan begitu, sampai maksimal 3 bulan telat, kalau tidak, maka otomatis Tanah Makam akan digunakan untuk jenazah lain.

IPTM diurus di PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kelurahan Mana aja.

Mira mengungkapkan dia ngejalanin sendiri, berKTP Jakarta Selatan, Dulu alamat Ayah di Jakarta Barat, Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet ini di Jakarta Pusat, tidak ada keharusan mengurusnya di Kelurahan Alamat ahli waris, Alamat Ayah atau TPU. Saran, mending di PTSP kelurahan terdekat TPU saja. ungkap Mira

Oh iya, kalau dulu IPTM dikeluarkan dari kantor TPU sekarang pengurusan IPTM lebih terintegrasi, online

Itulah sepenggal kisah Mira yang mengurus IPTM sendiri yang saya kutip dari blog pribadi nya.

Untuk Anda yang belum tahu bagaimana cara mengurus perizinan makam, Anda membaca artikel yang tepat. Bagi anda yang berada di DKI Jakarta dan sekitarnya, Sesuai dengan Peraturan daerah DKI Jakarta Nomor 3/2007 tentang Pemakaman, izin penggunaan tanah makam harus diperpanjang setiap 3 tahun. Sebab, jika setelah 3 tahun tidak dilakukan izin perpanjangan, maka makam dapat digunakan oleh makan lain dengan cara penumpukan makam.

 

Baca juga : Begini cara mengurus jenazah yang baik dan benar menurut Islam

 

Untuk meminimalisir kesalahan mengurusnya, berikut adalah dokumen yang di butuhkan untuk mengurus Izin Pemakaman Tanah Makam (IPTM) di kelurahan.

  • KK dan KTP ahli waris atau keluarga, asli dan fotokopi.
  • KK dan  KTP  Almarhum, asli dan fotokopi.
  • KK dan  KTP saksi atau kerabat dekat, asli dan fotokopi.
  • Surat keterangan kematian yang berasal dari rumah sakit asli dan fotokopi.
  • Surat Pengantar dari RT atau RW.

Berikut hal yang selanjutnya harus dilakukan jika langkah dalam mengurus berkas pemakaman telah dipenuhi.

  1. Datanglah ke kelurahan sesuai dengan alamat yang tertera di KTP, minta surat pengantar kematian dengan menunjukkan dokumen yang diperlukan.
  2. Jika telah mendapatkan surat pengantar dan surat keterangan kematian dari kelurahan, datanglah ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) untuk memilih petak makam.
  3. Setelah itu mintalah surat pengantar untuk mengurus Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) sesuai dengan blok makam yang telah dipilih.
  4. Datangi loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk mengurus IPTM, namun jika tidak terdapat loket PTSP, tanyakan kepada petugas kelurahan.
  5. Di loket akan diberi arahan untuk membayar retribusi di bank yang telah ditunjuk. Setelah membayar, maka akan diberi nomor validasi yang harus diserahkan ke loket PTSP.
  6. Kembalilah ke kantor kelurahan dengan membawa nomor validasi untuk menerima IPTM.
  7. Untuk melakukan penguburan jenazah tidak dipungut biaya, serta dapat memanfaatkan fasilitas seperti tenda, kursi, sound system, dan jasa gali kubur jika memang telah tersedia di TPU.
  8. IPTM berlaku tiga tahun sejak dilaksanakan prosesi pemakaman, jika masa berlaku habis dapat dilakukan perpanjangan melalui petugas kelurahan dan TPU.

 

Dengan berkembangnya media pelayanan masyarakat, kini mengurus IPTM dapat dilakukan online melalui link https://jakevo.jakarta.go.id/ , sehingga pihak yang akan mengurus dapat melakukan registrasi dan verifikasi data melalui sistem online PTSP kelurahan.

Hal ini sangat memudahkan karena tidak perlu datang ke TPU untuk mengecek ketersediaan petak makam. Sedangkan proses registrasi dan verifikasi hanya membutuhkan KTP almarhum atau almarhumah yang berdomisili di DKI Jakarta.

Namun, jika tidak berdomisili Jakarta tetapi akan dimakamkan di area pemakaman DKI Jakarta, syarat bisa diganti dengan surat keterangan kematian yang berasal dari rumah sakit di luar DKI Jakarta.

 

Baca juga : 12 TPU pemerintah untuk pemakaman Covid

 

Pemakaian tempat pemakaman di DKI Jakarta belum sepenuhnya gratis, namun berbeda-beda sesuai dengan blok tanah makam yang digunakan, berikut adalah jumlah biaya retribusi yang harus dibayarkan.

  • Blok AAI (Rp100.000)
  • Blok AAII (Rp80.000)
  • Blok AI (Rp60.000)
  • Blok AII (Rp40.000)
  • Blok AIII (Rp0)

 

Selain TPU pemerintah apabila Bapak/Ibu memiliki dana lebih dan mengiginkan pembayaran hanya satu kali pada awal saja, pemakaman San Diego Hills Memorial Park adalah tempat yang cocok untuk tempat peristirahatan terakhir, dengan pembayaran satu kali untuk selamannya, San Diego Hills yang beralamat di Karawang Jawa Barat mengkategorikan pemakaman dengan beberapa nuansa yaitu Islamic, Universal, dan Chinese.

Serta San Diego Hills dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap, dan pepohonan yang rindang layaknya seperti taman bermain yang tidak akan menimbulkan kesan menyeramkan.

Baca juga : Punya rencana memindahkan makam dari TPU ke san diego hills, baca prosedur dan biayanya

Lalu bagaimana sih cara nya mengurus izin pemakaman di San Diego Hills ini?

Anda atau pihak keluarga dapat menghubungi Emergency Call San Diego Hills di 0816-908-909, atau dapat menghubungi official sales marketing San Diego Hills di +62 812-1350-8200 (Iwan Setiawan), untuk mengabarkan adanya rencana pembelian makam atau adanya kedukaan dan rencana pemakaman. Selanjutnya pihak dari San Diego Hills akan memandu secara detail apa saja yang harus di lakukan dan di persiapkan oleh keluarga anda.

Telepon Disini !
Chat Sekarang !